Garuda Belum Minat Caplok BUMN 'Dhuafa'

Garuda Belum Minat Caplok BUMN 'Dhuafa'

- detikFinance
Kamis, 27 Okt 2011 10:20 WIB
Garuda Belum Minat Caplok BUMN Dhuafa
Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk menyatakan belum berminat untuk mengakuisisi BUMN merugi yang diistilahkan BUMN 'dhuafa'.

Demikian disampaikan Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar yang ditemui di kantor PLN Disjaya, Jakarta, Kamis (27/10/2011).

"Kalau kita dari Garuda, kita belum lihat ya dan belum ada rencana," singkatnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi menurutnya, sebagai perusahaan BUMN, pihaknya harus bisa memberi nilai tambah bagi Garuda itu sendiri jika mengakuisisi perusahaan lain.

"Bukan hanya BUMN saja yang bisa memberi nilai tambah kepada BUMN itu. Kita akan lakukan kalau itu menambah nilai tambah. Garuda itu perusahaan terbuka, kita pun harus meyakinkan apapun yang kita akuisisi akan menambah nilai tambah pada Garuda itu sendiri," lanjut Emir.

Emir melanjutkan, Garuda sudah memiliki anak perusahaan yang mencakup beberapa sektor seperti sektor pariwisata.

"Kita menjalin perusahaan selalu ada kesepatan kalau ada nilai tambah, dari Garuda pasti akan bergerak," tuturnya.

Sebelumnya Menteri BUMN Dahlan Iskn berharap BUMN yang akan membuat anak usaha baru, mengambilnya dari BUMN 'dhuafa' ini. Sehingga nantinya BUMN 'dhuafa' itu bisa bermetamorfosis dan hidup kembali.

Dalam daftar sebelumnya, 7 BUMN 'sakit' yang masuk daftar PT PPA (perusahaan pengelola aset) adalah PT Kertas Kraft Aceh (KKA), PT Djakarta lloyd, Balai Pustaka, PT Survei Udara Penas, PT Perusahaan Film Negara (PFN), PT Industri Kapal Indonesia, dan PT Merpati Nusantara Airlines.

(nrs/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads