Biaya tersebut termasuk Rp 629 miliar untuk Program Pensiun Dini (Pendi) yang diikuti oleh 762 karyawan dan berlaku efektif 1 Oktober 2011 sedangkan sisanya adalah biaya lain-lain, antara lain BHP Frekuensi.
Menurut Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah, program Pendi tersebut merupakan bagian dari proses transformasi bisnis Telkom dari fixed, mobile, multimedia (FMM) menjadi TIME. Telkom berupaya mencapai jumlah dan komposisi karyawan yang optimum dalam rangka menciptakan kecepatan, keahlian dan efisiensi untuk memperkuat diri dalam persaingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam periode sembilan bulan pertama tahun ini, perusahaan plat merah itu mencatat kenaikan jumlah pelanggan telephony naik 10,6% dari 118,2 juta menjadi 130,7 juta yang terdiri dari pelanggan seluler (Telkomsel) naik 11,8% dari 93,1 juta menjadi 104,1 juta, pelanggan Flexi naik 7,9% dari 16,7 juta menjadi 18,1 juta dan pelanggan wireline naik 2,1% dari 8,3 juta menjadi 8,5 juta.
Layanan broadband naik signifikan dibandingkan periode yang sama 2010 dengan pertumbuhan 75,1% dari 6,4 juta menjadi 11,2 juta yang terdiri dari pelanggan Speedy naik 42,7% dari 1,53 juta menjadi 2,18 juta, layanan Telkomsel Flash dari 4,3 juta menjadi 5,95 juta dan layanan BlackBerry naik 431% dari 573 ribu menjadi 3,04 juta.
"Jumlah pelanggan Telkom Group secara keseluruhan sampai dengan Triwulan III-2011 mencapai 132,9 juta pelanggan," katanya.
Sejalan dengan pertumbuhan pelanggan di atas, pendapatan operasi sampai dengan triwulan III-2011 naik tipis 3,4% dibandingkan periode yang sama pada 2010, yaitu dari Rp 51,31 triliun menjadi Rp 53,05 triliun.
Beberapa indikator menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, yaitu internet naik 34,6%, datacom naik 19,6%, media naik 29%, IT Services naik 28,3% dan SMS naik 10,8%.
"Pertumbuhan data meningkat cukup tinggi meskipun pertumbuhan voice sudah mulai melambat, yaitu turun sekitar 5,4% (seluler dan fixed). Saya pikir itu normal karena lifestyle masyarakat mulai beralih dari voice ke data bahkan triple play," ujarnya.
(ang/dnl)











































