BEI Pantau Perdagangan Lintas Batas CIMB Securities

BEI Pantau Perdagangan Lintas Batas CIMB Securities

- detikFinance
Minggu, 30 Okt 2011 12:20 WIB
BEI Pantau Perdagangan Lintas Batas CIMB Securities
Lombok, - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memantau perdagangan lintas bursa i*Trade@CIMB Cross Border, milik PT CIMB Securities Indonesia. Otoritas bursa ingin memastikan, tidak ada perselisihan nilai perdagangan antara investor dan broker di kemudian hari.

Hal ini disampaikan Direktur Teknologi dan Informasi BEI, Adikin Basirun kepada detikFinance, di Novotel Resort, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (29/10/2011).

"Memang belum ada aturan tersebut (perdagangan lintas batas Bursa). Yang ada diaturan kita, melarang transaksi ke luar atas saham-saham yang tercatat di Bursa. Maka kita akan memantauu hal tersebut," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adikin menambahkan, monitoring bertujuan agar kegiatan perdagangan lintas Bursa tidak merugikan investor. Karena peluang adanya selisih nilai perdagangan dapat saja terjadi.

"Kita lihat bagaimana kegiatan tersebut. Namun tentunya akan dilihat dari perjanjian diantaranya, dalam membuka rekening, jadi sifatnya bilateral. Mereka (CIMB Securities) juga pasti punya cabang disana," tegasnya.

"Kami akan mengklarifikasi dahulu kepda mereka. Memang kapan diluncurkan? Kok saya ga diundang?," imbuh Adikin.

Memang pekan lalu i*Trade@CIMB Cross Border diluncirkan. Fitur ini memungkinkan investor membeli bertransaksi di delapan bursa efek dunia, diantaranya SGX Singapura, Bursa Malaysia, Stock Exchange of Thailand (SET), HKSE Hongkong, NYSE, Nasdaq, Amex dan Arca.

"Kami ingin semua investor bisa bertransaksi di bursa di luar Indonesia. Karena saya sudah keliling, dan banyak yang bertanya bisa tidak membeli saham-saham dii luar negeri. Makanya kami luncurkan i*Trade Cross Border," jelas Vice President Channel & Business Development, CIMB Securities, Ricky Yanto waktu itu.

CIMB Securitis menyebut, meski kondisi bursa global terus berfluktuasi tetap saja ada peluang untuk berinvestasi di saham-saham global. Investor pun dapat mengoleksi saham seperti Walt Disney, HSBC, IBM atau Singapore Airlines.

"Tidak hanya berinvestasi saham di bursa luar negeri. Tapi juga emas, futures, option," tutur Presiden Direktur CIMB Securities, Bernard Thien.

(wep/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads