Naik 81%, Laba Timah Capai Rp 860 Miliar

Naik 81%, Laba Timah Capai Rp 860 Miliar

- detikFinance
Senin, 31 Okt 2011 11:03 WIB
Naik 81%, Laba Timah Capai Rp 860 Miliar
Jakarta - PT Timah Tbk (TINS) mencatat laba bersih Rp 860 miliar, meningkat 81% lebih besar dibandingkan dengan pendapatan pada triwulan ketiga 2010 yaitu sebesar Rp 475 miliar. Laba tersebut naik disokong tingginya margin yang diperoleh perseroan.

Seperti dikutip dari siaran pers perseroan, Senin (31/10/2011), margin yang diperoleh adalah sebesar US$ 4.895 per ton atau lebih besar 114% dari margin yang diterima perseroan pada triwulan ketiga 2010 sebesar US$ 2.288 per ton. Naiknya margin perseorn itu disebabkan peningkatan harga jual rata-rata logam timah.

Sementara total penjualan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu sampai dengan akhir September 2011 tercatat sebesar Rp 6,816 triliun atau naik 21% dari realisasi pendapatan tahun 2010 sebesar Rp 5,615 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga kahir September 2011 ini, harga logam timah di LME menurun cukup drastis. Hal tersebut terjadi disebabkan krisis di Eropa sehingga melemahkan daya beli konsumen, terutama yang memiliki basis di Eropa.

Selain itu, membanjirnya bijih timah ilegal di pasaran terutama yang berasal dari Indonesia membuat suplai melebihi permintaan sehingga prinsip dasar ekonomi berlaku yang mengakibatkan harga timah jatuh.

Pada periode sembilan bulan pertama tahun ini, harga rata-rata logam timah dunia adalah US$ 27.754 per mton, sedangkan harga terendah tercatat sebesar US$ 19.100 per mton dan tertinggi sebesar US$ 33.255 per mton.

Produksi bijih perseoran sedikit meningkat yaitu sebesar 28.165 ton dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2010 sebesar 27.123. Bijih timah dari penambangan laut pada triwulan ketiga turun sebanyak 14% yaitu sebesar 13.564 ton dibandingkan dengan produksi bijih dari penambangan laut pada periode yang sama tahun 2010 sebesar 15.745 ton.

Produksi bijih dari penambangan darat tercatat 14.602 ton, naik 28% dibandingkan tahun lalau pada periode yahg sama 11.378 ton. Volume penjualan logam timah mencapai 25.266 mton, menurun sebesar 3.986 mton atau 14% lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu 29.252 mton.

Sednagkan, produksi logam timah mencapai 28.532 mton atau lebih rendah 4% dibandingkan dengan produksi logam pada periode yang sama tahun 2010 yaitu 29.631 mton.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads