Menurut laporan keuangan NIKL yang dipublikasikan di Jakarta, Senin (31/10/2011), turunnya laba disebabkan oleh melemahnya penjualan Tinplate (plat timah) dan naiknya beban pokok perseroan.
Penjualan bersih anak usaha PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) ini mencapai Rp 998,27 miliar hingga September 2011, turun 6,29% dari periode yang sama tahun 2010 Rp 1,065 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laba sebelum pajak mencapai Rp 17,13 miliar, turun dari periode sebelumnya Rp 94,02 miliar. Sejatinya beban pajak telah jauh menurun dari Rp 71,46 miliar menjadi hanya Rp 3,93 miliar.
Namun hal ini tidak mampu menolong kinerja perseroan, laba bersih hanya Rp 13,19 miliar hingga September 2011, dari periode sebelumnya Rp 71,46 miliar. Laba bersih per saham mencapai Rp 5 per lembar, dari sebelumnya Rp 28 per lembar.
Posisi aset mencapai Rp 1,138 triliun, naik dari periode yang sama tahun lalu Rp 917,66 miliar. Sementara utang NIKL Rp 660,95 miliar, naik dari posisi tahun lalu Rp 430,23 miliar.
(wep/ang)











































