Berdasarkan siaran pers perseroan, Senin (31/10/2011), laba bersih per September 2011 mencapai Rp 70,37 miliar atau naik 78% dibanding tahun lalu.
Secara umum pertumbuhan bisnis melonjak lebih dari 100%, diukur dari penyaluran pembiayaan yang pada tiruwlan ketiga ini telah mencapai Rp 1,97 triliun, mendekati target akhir tahun sebesar Rp 2 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seiring perbaikan fundamental pada kegiatan usaha, perseroan mendapat dukungan pembiayaan lembaga perbankan, antara lain dengan diperolehnya pendanaan baru sebesar Rp 200 miliar dari Eximbank Indonesia dan tambahan pendanaan sebesar Rp 50 miliar dari BCA.
Perusahaan tercatat telah mendapat dukungan pendanaan dari 20 bank baik dari lembaga perbankan nasional maupun asing. Pada akhir September 2011, total aset perseroan mencapai lebih dari Rp 2,5 triliun dengan modal sebesar Rp 959 miliar.
Dengan kondisi keuangan yang solid ini, perusahaan menilai pembagian dividen interim ini layak dilaksanakan untuk meningkatkan tingkat imbal hasil investasi dari para pemegang saham. Sesuai tata cara pembagian dividen yang akan diselenggarakan, dividen akan diterima pemegang saham pada 5 Desember 2011.
(ang/dnl)











































