"Ini mulai ada sentimen seputar The Fed Meeting, akan stimulus lanjutan," ungkap Vice President Riset valbury Asia Futures, Nico Omer Jonckheere kepada detikFinance, di Jakarta, Rabu (2/11/2011).
Meski meningkat signifikan, ia menilai, belum faktor signifikan atas pergerakan IHSG hingga akhir tahun 2011. Pembelian saham yang dilakukan investor, murni buying hunting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG ditutup melesat 78,022 poin (2,11%) ke level 3.763,034. Sementara Indeks LQ 45 menanjak 17,284 poin (2,64%) ke level 671,090. Pada awal perdagangan, indeks sempat terkoreksi 0,95% ke level 3.649,92. Namun menjelang penutupan sesi I, IHSG kembali menghijau.
Dimana pada penutupan sesi I, indeks berada di posisi 3.684.87, naik 0,136 (0,01%). Hal ini juga diikuti Bursa Eropa yang menghijau. Sentimen ini memberi semangat di bursa Asia. Praktis hanya Nikkei yang memerah. Indeks Nikkei 225 jatuh 195,10 poin (2,21%) ke level 8.640,42, sementara Indeks Komposit, Hang Seng, dan Straits Times naik.
(wep/ang)











































