Menurut prospektus ringkas perseroan yang dipublikasikan, Rabu (9/11/2011), hasil perolehan IPO sekitar 50% digunakan untuk pembelian lahan dalam rangka pengembangan The City Center-Batavia tahap 2 dan 3. Kemudian 20% dana IPO untuk pengembangan proyek properti berupa akuisisi lahan, dan 30% sebagai modal kerja dalam rangka kegiatan konstruksi dan operasional perseroan.
Harga pelaksanaan akan diumumkan kemudian hari, dengan nilai nominal Rp 100 per lembar. PT HD Capital Tbk, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek perseroan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total saham yang akan dicatatkan mencapai 9,53 miliar. Sebesar 35% atau 3,338 miliar merupakan saham publik. Pemegang saham lain adalah PT Prima Permata Sejahtera (PPS) dengan total 4,387 miliar lembar atau setara 45,99% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Kemudian, PT Kencana Graha Nusamandiri (KGN) dengan kepemilikan saham 1,813 miliar atau setara 19,01% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
(wep/dnl)










































