Menurut Direktur Utama Bank Saudara, Yanto M. Purbo, obligasi perseroan terdiri dari dua seri. Seri A memiliki indikasi bunga 10,5%-11,5%. Seri A berjangka waktu dua tahun. Seri B dengan kisaran bunga 11-12%, dengan jangka waktu tiga tahun.
"Hasil Obligasi ini akan kami gunakan untuk penyaluran kredit, dengan fokus pada kredit pensiunan, kredit pegawai, kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)," ungkap Yanto di Energy Tower Building, SCBD, Jakarta, Rabu (9/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Periode bookbuilding terlaksana pada 9-15 November, dengan target pernyataan efektif 25 November. Masa penawaran umum terlaksana pada 29-30 November. Distribusi secara elektronik di 5 Desember, dengan jadwal pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Desember.
Hingga Desember 2010, perseroan membukukan pendapatan bunga Rp 444,14 miliar, naik dari periode sebelumnya Rp 117,68 miliar. Hingga Juni 2011, pendapatan bunga mencapai Rp 267,66 miliar.
"Dengan obligasi ini tentu akan ada penyesuaian pada CAR. Sampai akhir tahun kita mencapai 14%, dari posisi saat ini 15%," tegasnya.
(wep/dnl)











































