Potensi Tinggi, Sukuk Korporasi Masih Minim

Potensi Tinggi, Sukuk Korporasi Masih Minim

- detikFinance
Selasa, 15 Nov 2011 15:34 WIB
Potensi Tinggi, Sukuk Korporasi Masih Minim
Jakarta - Emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) jarang menerbitkan sukuk. Perusahaan terbuka lebih banyak menerbitkan obligasi konvensional. Padahal, potensi sukuk korporasi lumayan besar.

Demikian disampaikan Kabiro Penilaian Keuangan Sektor Riil BapepamLK (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan) Anis Baridwan yang ditemui di gedung BEI, Selasa, (15/11/2011).

"Kami berharap agar emiten bisa menerbitkan sukuk korporasi. Emiten sejauh ini lebih banyak mengeluarkan surat utang berbasis konvensional," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, sukuk korporasi potensinya masih sangat besar. Kemudian, industri syariah nasional masih terlampau kecil, masih memiliki ruang untuk tumnbuh lebih pesat. Selain itu juga, pasar Indonesia saat ini masih dilirik banyak investor.

"Kita saat ini tunggu saja, mudah-mudahan kita bisa sosialisasikan sukuk korporasi. Yang harus mengerti adalah Sumber Daya Manusia, ditambah dengan regulasi yang kuat, maka tidak alasan untuk tidak terbitkan sukuk syariah," ungkap Anis.

Seperti diketahui, sampai Oktober 2011, Sukuk Korporasi baru mencapai Rp 5,88 triliun. Sedangkan sukuk negara (SBSN) di periode yang sama sudah mencapai Rp 44,75 triliun. Potensi pasar syariah lumayan besar didukung dengan tingginya tingkat likuiditas pasar syariah.

Sukuk dapat menjadi sumber pendanaan bagi perusahaan penerbit. Sedangkan, untuk investor, keuntungan yang bisa diambi adalah adsanya pilihan baru melalui diversifikasi investasi.

(nrs/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads