Bumi Heran Rothschild Ribut Soal Utang Bukit Mutiara & Recapital

Bumi Heran Rothschild Ribut Soal Utang Bukit Mutiara & Recapital

- detikFinance
Jumat, 18 Nov 2011 18:04 WIB
Bumi Heran Rothschild Ribut Soal Utang Bukit Mutiara & Recapital
Jakarta - Manajemen Bumi Plc heran Nathaniel Rothschild mempertanyakan lambatnya pembayaran pinjaman US$ 482 juta dari Bukit Mutiara dan Recapital. Padahal, dalam memutuskan hal itu, Rothschild hadir dalam rapat direksi Bumi Plc.

Menurut manejemen Bumi Plc, kesepakatan itu terjadi beberapa minggu sebelum Rothschild, salah satu direksi di perusahaan tambang itu, mempertanyakan aksi korporasi tersebut di depan publik.

Hal tersebut menimbulkan tanda tanya mengenai motif pernyataan pria yang biasa disapa Nat itu. Pernyataan tersebut tertuang dalam surat tertanggal 8 November 2011 yang isinya mengkritik CEO Bumi Plc Ari Hudaya, karena tidak bisa bergerak cepat dalam menyelamatkan neraca anak usahanya, PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BUMI, yang punya utang cukup banyak ini, sudah meminjamkan dana sebesar US$ 400 juta ke Recapital dan Bukit Mutiara, dua perusahaan Grup Rosan Roeslani, salah satu pemegang saham Bumi Plc yang cukup besar.

Namun, manajemen Bumi Plc menyatakan telah terjadi kesepakatan antara ketiganya untuk Recapital dan Bukit Mutiara membayar kembali utang-utang tersebut. Kesepakatan ini terjadi pada 12 Oktober lalu.

"Kesepakatan ini sudah dibahas secara ekstensif di komite audit, termasuk jadwal pembayaran kembali piutang dan investasi BUMI yang akan digunakan untuk membayar utangnya sudah dipresentasikan direktur keuangan juga disepakati oleh dewan komisaris pada saat rapat di Jakarta 12 Oktober," kata manajemen BUMI dalam siaran pers, Jumat (18/11/2011).

"Seluruh jajaran direksi berdiskusi dan menyetujui jadwal pembayaran ini pada 12 Oktober. Mr Rothschild, sebagai direksi juga ikut hadir," kata Kepala Hubungan Investor Bumi Plc Nick von Schirnding.

Tiga minggu kemudian, Nat menulis surat yang ditujukan kepada Ari Hudaya, yang isinya: "Baru-baru ini anda sudah memperpanjang utang ke pihak terafiliasi di February 2011, bahkan saat BUMI sedang mengalami kesulitan keuangan," katanya.

"Saya kecewa dengan perubahan yang tiba-tiba ini, walaupun saya mengerti langkah manajemen ini sudah benar," kata Nat.

Menurut versi Rothschild, BUMI memperpanjang piutangnya ke Roeslani dan pihak terafilasinya sebanyak US$ 473 juta. Namun, kemarin Bumi Plc menyatakan piutang tersebut nilainya US$ 482 juta.
(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads