Menurut Direktur SB Surjani Kamil, tahun ini perseroan mengincar penjualan Rp 427 miliar, mesin baru itu akan menggenjot penjualan hingga naik dua kali lipat di tahun depan.
"Proyeksi 2011 penjualan Rp 427 miliar. Dengan adanya mesin baru bisa dua kali lipat jadi Rp 800-an (miliar)," katanya usai Public Expose di Hyatt, Jalan M Thamrin, Jakarta, Rabu (30/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini produksi baja lapis seng perseroan sudah mencapai kapasitas puncak. Sementara baja lapis aluminium masih 75%. Sehingga, produksinya masih bisa ditingkatkan dari tahun ke tahun.
Ia mengatakan, produksi baja lapis aluminium itu akan mencapai kapasitas puncaknya pada 2012 nanti. Setelah beroperasi maksimal, maka produksinya akan naik tiga kali lipat dibandingkan saat ini.
Pada kesempatan yang sama, Komisaris SB Ibnu Susanto mengatakan, perseroan akan meningkatkan efisiensi dengan adanya emsin baru tersebut. Pasalnya, produk baru baja berwarna ini bahan bakunya dari produk hasil perseroan sendiri.
"Kita yakin income meningkat dan bisa mantenance harga di pasaran lebih murah. Cost kita akan turun karena nambah produk tapi tidak nambah orang (karyawan)," kata Ibnu.
(ang/dnl)











































