Privatisasi Tertutup PP Hasilkan Rp 70 Miliar
Senin, 19 Jul 2004 12:28 WIB
Jakarta - Privatisasi tertutup PT Pembangunan Perumahan (Persero) yang dilakukan 9 Februari 2004 dengan acara menjual saham pemerintah kepada karyawan sebesar 49 persen menghasilkan dana Rp 70 miliar. Dana tersebut telah disetorkan ke perusahaan untuk APBN. "Privatisasi yang dilakukan adalah privatisasi tertutup yakni pembelian saham pemerintah oleh karyawan pada 9 Februari 2004 sebesar 49 persen dengan harga Rp 70 miliar," kata Dirut PT Pembangunan Perumahan Musyanif di Grand Melia, Jakarta, Senin (19/7/2004).Dengan privatisasi tertutup tersebut maka komposisi kepemilikan saham adalah 51 persen pemerintah dan 49 persen karyawan setelah pelaksanaan employee management buy out (EMBO). Saat ini, kata dia, privatisasi yang bisa dilakukan melalui persetujuan DPR baru privatisasi tertutup. Namun demikian perseroan akan mengkaji pelaksana EMBO selama dua sampai tiga tahun dan kemudian dilakukan strategi lainnya. Pelaksanaan EMBO tersebut selain persetujuan DPR juga dikuatkan peraturan pemerintah (PP) No. 64/2003. "Tapi itu semua tergantung pemerintah. Saat ini belum ada sinyal dilakukannya privatisasi lanjutan," katanya. Musyanif juga menjelaskan untuk 2004 penjualan bersih perseroan diperkirakan akan melebihi target yang semula diproyeksikan sebesar Rp 1,7 triliun. Pasalnya hingga kini penjualan yang diperoleh telah mencapai Rp 1,6 triliun sehingga target penjualan hingga akhir tahun ini diperkirakan lebih dari Rp 2 triliun. Hingga kini perolehan laba bersih perseroan telah mencapai Rp 560 miliar, dimana per Maret 2004 baru sebesar Rp 196 miliar. "Biasanya kuartal I memang kecil, baru pada kuartal II, III dan IV terjadi peningkatan yang signifikan," ujarnya.Saat ini PP tengah melakukan pembangunan untuk proyek kapas kerampung, rumah sakit Boromeaus Bandung, airport Ujung Pandang, pelabuhan Bojonegoro, dll.
(nit/)











































