Investor Tunggu Perkembangan Eropa, IHSG Flat

Investor Tunggu Perkembangan Eropa, IHSG Flat

- detikFinance
Senin, 05 Des 2011 09:36 WIB
Investor Tunggu Perkembangan Eropa, IHSG Flat
Jakarta - Indeks Harga Sahma Gabungan (IHSG) mengawali awal pekan dengan bergerak sideways. Investor masih wait and see terhadap perkembangan krisis utang Eropa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 9.005 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.105 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 1,425 poin (0,03%) ke level 3.781,261. Sedangkan Indeks LQ 45 menguat tipis 0,357 poin (0,05%) ke level 669,858.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan awal pekan, Senin (5/12/201), IHSG dibuka menipis 0,196 poin (0,01%) ke level 3.779,640. Indeks LQ 45 dibuka naik tipis turun tipis 0,027 poin (0,01%) ke level 669,474.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah tipis 2,980 poin (0,08%) ke level 3.776,856. Sementara Indeks LQ 45 menipis 0,485 poin (0,07%) ke level 669,016.

Akhir pekan lalu, IHSG hanya bisa turun tipis 1 poin di tengah rebound-nya bursa-bursa Asia. Aksi akumulasi saham menjelang penutupan hanya berhasil mengurangi koreksi IHSG, gagal membawa indeks ke zona hijau.

Krisis Eropa akan memasuki fase krusial minggu ini. Investor dari berbagai belahan dunia menantikan babak baru dari penyelesaian krisis Eropa yang sudah berkepanjangan.

Bursa-bursa di Asia bergerak mixed awal pekan ini. Hal yang terjadi di investor regional, menunggu perkembangan krisis utang Eropa.

Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 14,46 poin (0,61%) ke level 2.346,20.
  • Indeks Hang Seng naik tipis 51,28 poin (0,27%) ke level 19.091,67. Β 
  • Indeks Nikkei 225 menguat 34,44 poin (0,40%) ke level 8.678,19. Β 
  • Indeks Straits Times melemah 14,90 poin (0,54%) ke level 2.758,46. Β 

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat di posisi Rp 9.005 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.105 per dolar AS.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads