Hingga perdagangan pukul 9.45 waktu JATS, saham perseroan bergerak pada posisi Rp 410 per lembar. Saham Cardig sempat ada di posisi tertinggi Rp 425, dan terendah Rp 410.
Awalnya, Cardig menawarkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di kisaran Rp 350-590 per lembar. Usai bookbuilding, harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp 400 per lembar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan menawarkan saham sebanyak 313 juta lembar. Usai IPO, kepemilikan saham Cardig International menjadi 43%, partner dari Cardig 42%, 15% publik.
Dana hasil IPO, sekitar 40,63% menjadi penyertaan modal di PT Purantara Mitra Angkasa Dua, perusahaan inflight catering. Dengan jumlah yang sama, 40,63%, digunakan untuk peningkatan penyertaan di anak usaha PT Cipta Anugrah Sarana Catering (CASC). Sisanya, 18,75% untuk membayar utang ke Standard Chartered Bank.
Perseroan bergerak di bidang jasa dalam industri penerbangan, termasuk ground hauling, pengurusan kargo, penyedia makanan dalam penerbangan, dan keamanan serta pemeliharaan pesawat terbang.
(wep/ang)











































