“Indonesia prospeknya masih bagus, karena kinerja fundamental dan ekonomi kita bagus. Pasar modal dibayangi krisis Eropa di awal tahun depan,” kata Direktur Utama BEI, Ito Warsito di kantornya, Jakarta, Senin (5/12/2011).
Ia menambahkan, krisis Eropa bukan lagi ancaman, melainkan sudah terjadi. Pasar modal Indonesia pun sudah terasa di Agustus lalu. Namun terbukti pasar Indonesia masih bertahan dan tidak mengalami penurunan yang dalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Bursa Amerika sudah membaik. Justru yang ada di Eropa dan pengaruhnya kepada lebih sering terjadi volatilitas dan sering terjadi. 2012 akan cerah, dan sekarang (IHSG) sudah mencapai dasarnya,” tambahnya.
Menurut Ito, rata-rata perdagangan harian di pasar modal Indonesia masih mencatat positif. Hingga kini mencapai Rp 5,1 triliun, lebih baik dari posisi tahun 2010, Rp 4,8 triliun.
“Kita masih dalam teriotori positif dan kita bisa survive,” tegasnya.
Presiden SBY pekan lalu menyampaikan, krisis Eropa yang terjadi saat ini sangat menyeramkan. Dengan demikian, pemeritah ingin merumuskan langkah antisipasi yang komprehensif.
"Barangkali minggu depan (minggu ini) ada policy respons dan action apa yang harus kita lakukan. Jangan sampai gelombang tsunami menyerang ekonomi kita. Ini adalah early warning, kita harus lakukan segala sesuatunya dengan benar," kata SBY.
(wep/ang)











































