Dibayangi Profit Taking, IHSG Turun Tipis

Dibayangi Profit Taking, IHSG Turun Tipis

- detikFinance
Senin, 19 Jul 2004 16:28 WIB
Jakarta - Aksi ambil untung (profit taking) yang dilakukan sejumlah investor pada perdagangan saham hari ini, Senin (19/7/2004), membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) turun tipis 1,822 poin pada level 754,273. Turunnya indeks terutama dimotori oleh profit taking terhadap saham Telkom.Indeks LQ-45 yang terdiri dari 45 saham yang paling aktif diperdagangkan turun 0,033 poin pada level 166,454, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,550 poin pada level 127,716, Indeks Papan Utama (MBX) turun 0,841 poin pada level 205,161 dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) naik 0,155 poin pada level 170,888.Perdagangan di pasar reguler relatif sepi dengan transaksi yang terjadi sebanyak 8.465 kali pada volume 1.952.284 lot saham senilai Rp 398,168 miliar. Tercatat sebanyak 32 saham mencatat kenaikan harga, 46 saham mengalami penurunan harga dan 305 saham lainnya stagnan.Saham-saham yang mengalami penurunan harga di jajaran top loser di antaranya International Nickel (INCO) turun Rp 500 menjadi Rp 33.900, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 250 menjadi Rp 14.150, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 7.700, Indocement (INTP) turun Rp 50 menjadi Rp 1.725, Bank BRI (BBRI) turun 50 menjadi Rp 1.675.Di jajaran top gainer, saham-saham yang mencatat kenaikan harga antara lain HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 300 menjadi Rp 5.650, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 100 menjadi Rp 8.750, Indosiar (IDSR) naik Rp 75 menjadi Rp 600, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 50 menjadi Rp 3.100 dan United Tractors (UNTR) naik Rp 25 menjadi Rp 1.150.Transaksi saham hari ini berjalan lambat akibat minimnya sentimen positif di lantai bursa. Sebagian investor justru melakukan profit taking setelah pekan lalu indeks naik tajam, terutama terhadap saham Telkom. Diperkirakan, pada pekan ini indeks akan bergerak flat karena tidak ada sentimen baru di pasar. (ani/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads