Eropa Sepakat Perketat Anggaran, Wall Street Melonjak

Eropa Sepakat Perketat Anggaran, Wall Street Melonjak

- detikFinance
Sabtu, 10 Des 2011 10:48 WIB
New York - Bursa saham Wall Street reli menyusul kesepakatan antara negara-negara Eropa memperketat anggarannya dalam memperbaiki kepercayaan diri pasar. Rencana ini juga dipercaya bisa memerangi krisis utang yang sudah berlangsung selama dua tahun.

Kesepekatan itu juga diyakinin bisa memperbaiki masalah utang struktural di masing-masing negara Eropa. Namun, investor masih belum puas dan masih menunggu langkah nyata Eropa dalam perjuang melawan krisis tersebut.

"Kesepakatan (pengetatan) fiskal itu akan membantu, tapi tidak untuk jangka panjang," kata George Feiger, CEO Contango Capital Advisors di San Francisco, dikutip dari Reuters, Sabtu (10/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada akhir yang bahagia dalam situasi ini. Hanya ada solusi yang bisa mengurangi penderitaan," tambahnya.

Dalam menyambut rencana tersebut, indeks S&P 500 naik hingga 6,5% percent dibandingkan akhir November lalu. Sayangnya, kemarin bursa paman sam itu jatuh sangat dalam akibat European Central Bank (ECB) menyatakan tidak akan agresif membeli obligasi negara-negara Eropa.

Pasalnya, banyak investor yang menduga ECB akan berkomitmen membeli obligasi Eropa dalam jumlah besar untuk membantu pasar. Ternyata harapa tersebut keliru.

Setidaknya, perdagangan Jumat kemarin bisa mengganti kehilangan yang terjadi pada perdagangan sebelumnya, kata salah satu pialang saham.

Indeks Dow Jones melonjak 186,56 poin (1,55%) ke level 12,184.26. Indeks Standard & Poor's 500 menanjak 20,84 poin (1,69%) ke level 1.255,19. Indeks Komposit Nasdaq tumbuh 50,47 poin (1,94%) ke level 2.646,85.

Dalam sepekan, indeks Dow Jones naik 1,4%, Indeks S&P menguat 0,9% dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 0,8%.

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads