Hal ini diutarakan Presiden Direktur & CEO Bakrieland, Hiramsyah S. Thaib, di Jakarta, Senin (12/12/2011). "Tahun depan paling tidak Rp 1 triliun atau Rp 1,5 triliun," ucapnya.
Pengembangan properti di kawasan kota menjadi fokus perseroan tahun ini. Sektor ini terbukti menjadi kontributor terbesar pendapatan ELTY tiap tahunnya. Dana Rp 1 triliun didapat dari pinjaman perbankan. Sisanya disisihkan dari saldo laba ditahan perusahaan grup Bakrie ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjut Hiramsyah, tahun 2012 perseroan juga siap memaksimalkan pendapatan dari bisnis hotel dan resort. Beberapa waktu lalu, ELTY memperkenalkan kondominium hotel di Bali dengan imbal hasil menarik.
"Kita tidak ada pembelian tanah lagi, kan total landbank kita sudah terbesar. Kita ingin mempercepat penjualan dari hotel dan resort," ucapnya.
Dengan outlook pasar properti yang masih tumbuh, Hiramsyah yakin kinerja keuangannya dapat tumbuh minimal 30%. "Pertumbuhan ini baik pendapatan atau laba bersih," imbuh Hiramsyah.
(wep/ang)











































