Menurut keterangan tertulis perseroan, Kamis (15/12/2011), total saham yang ditawarkan setara dengan 20,51% dari modal ditempatkan dan disetor. Jumlah lembar saham ini berkurang dari rencana sebelumnya 3,33 miliar lembar atau setara 35% dari total saham dengan dana perolehan maksimal Rp 1,082 triliun.
Harga penawaran saham juga jauh dari kisaran sebelumnya, Rp 275-325 per lembar. Manajemen beralasan, penurunan terjadi karena permintaan dari strategic investor, dengan mempertimbangkan volatilitas bursa saham-saham dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencatatan perdana saham rencananya berlangsung pada 23 Desember 2011, dengan masa penawaran di 15, 16 dan 19 Desember. Penjatahan di 21 Desember, sedangkan distribusi saham secara elektronik satu hari setelahnya.
PT HD Capital Tbk, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek perseroan. Pemegang saham lama juga mencatatkan sahamnya sejumlah 6.200.760.000 lembar, atau setara 79,49% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Penjatahan secara pasti atau fixed allotment sebesar 98% dari jumlah saham yang ditawarkan. Penawaran dilakukan secara terbatas kepada dana pensiun, asuransi, reksadana, yayasan, dan atau institusi bentuk lain dari dalam dan luar negeri. Penjatahan secara terpusat, hanya 2% dari total saham yang ditawarkan.
(wep/dnl)










































