Pasar Saham Bergejolak, Greenwood Pangkas Nilai IPO

Pasar Saham Bergejolak, Greenwood Pangkas Nilai IPO

- detikFinance
Kamis, 15 Des 2011 11:20 WIB
Jakarta - PT Greenwood Sejahtera Tbk menetapkan harga penawaran saham perdana Rp 250 per lembar, dari total saham yang ditawarkan sebanyak 1,6 miliar lembar. Total dana yang bisa diraih mencapai Rp 400 miliar.

Menurut keterangan tertulis perseroan, Kamis (15/12/2011), total saham yang ditawarkan setara dengan 20,51% dari modal ditempatkan dan disetor. Jumlah lembar saham ini berkurang dari rencana sebelumnya 3,33 miliar lembar atau setara 35% dari total saham dengan dana perolehan maksimal Rp 1,082 triliun.

Harga penawaran saham juga jauh dari kisaran sebelumnya, Rp 275-325 per lembar. Manajemen beralasan, penurunan terjadi karena permintaan dari strategic investor, dengan mempertimbangkan volatilitas bursa saham-saham dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil IPO, 50% digunakan untuk pembelian lahan dalam rangka pengembangan The City Center-Batavia tahap 2 dan 3. Kemudian 20% dana IPO untuk pengembangan proyek properti berupa akuisisi lahan, dan 30% sebagai modal kerja dalam rangka kegiatan konstruksi dan operasional perseroan.

Pencatatan perdana saham rencananya berlangsung pada 23 Desember 2011, dengan masa penawaran di 15, 16 dan 19 Desember. Penjatahan di 21 Desember, sedangkan distribusi saham secara elektronik satu hari setelahnya.

PT HD Capital Tbk, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek perseroan. Pemegang saham lama juga mencatatkan sahamnya sejumlah 6.200.760.000 lembar, atau setara 79,49% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Penjatahan secara pasti atau fixed allotment sebesar 98% dari jumlah saham yang ditawarkan. Penawaran dilakukan secara terbatas kepada dana pensiun, asuransi, reksadana, yayasan, dan atau institusi bentuk lain dari dalam dan luar negeri. Penjatahan secara terpusat, hanya 2% dari total saham yang ditawarkan.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads