Ajarkan Siswa SMA Investasi Saham, BEI Bikin Olimpiade

Ajarkan Siswa SMA Investasi Saham, BEI Bikin Olimpiade

- detikFinance
Kamis, 15 Des 2011 15:35 WIB
Ajarkan Siswa SMA Investasi Saham, BEI Bikin Olimpiade
Jakarta - Pengenalan sejak dini tentang pasar modal terus dilakukan regulator. Tidak terbatas pada kalangan mahasiswa, juga pada siswa di tingkat atas (SMA).

Untuk kedua kalinya, olimpiade pasar modal nasional 2011 tingkat SMA terselanggara. Bagi Bursa Efek Indonesia (BEI), kompetisi ini merupakan investasi jangka panjang, karena memupuk pengetahuan dunia pasar modal sejak dini.

"Ini investasi untuk masa depan. Dengan konsep ini, maka ada pendidikan pasar modal. Kalau dulu mahasiswa, sekarang juga SMA," kata Direktur Utama BEI, Ito Warsito, di kantornya, Jakarta, Kamis (15/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Final olimpiade terselanggara hari ini, dengan lima peserta hasil seleksi pilihan dari seluruh wilayah Indonesia. Hasilnya, didapat juara I yakni siswa asal SMA 1 Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), bernama Sandy Ham.

Hasil poin Sandy hanya berselisih tipis dari para peserta lain. Pemuda Nusa Tenggara ini mengaku, mempersiapkan diri selama satu bulan. Selain dibawah bimbingan guru ekonomi, ia belajar sendiri di sela-sela proses belajar-mengajar di SMA 1 Mataram.

"Saya persiapannya satu bulan. Belajar sendiri juga," ucapnya.

Ito menambahkan, olimpiade bertujuan untuk memperkenalkan kegiatan pasar modal di seluruh Indonesia. Pada 10 atau 20 tahun mendatang, diharapkan tercipta tenaga kerja berkualitas bidang pasar modal.

"Kegiatan ini juga penting, selain pengetahuan juga menumbuhkan sikap berani berkompetisi," tegas Ito.

Direktur Pembinaan SMA Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah (Ditjen Dikmen) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) Toto Supriyanto, yang hadir dalam olimpiade, juga menyambut baik penyelenggaraan ini. Pelajar dapat dua manfaat sekaligus.

"Anak-anak bisa belajar hingga semakin pintar. Dan kalau lagu Titiek Puspa bilang, menabung. Nah menabung, dana dikelola orang lain," ucapnya.

"Kalau kita paham pasar modal, kita dapat mengelola dana sendiri. Hingga anak-anak semakin kaya, sekaligus semakin pintar," imbuhnya.

Selama kompetisi berlangsung, banyak pertanyaan juri yang tidak bisa dijawab peserta. Namun ada pula, yang menjadi rebutan peserta untuk mereka mengumpulkan poin dan menang.

Juri melempar pertanyaan mulai dari, diantarnya, Kapan periode jam berdagangan bursa? Sebutkan empat profesi penunjang pasar modal yang terkait dengan proses IPO perusahaan?, hingga penyebutan langkah emiten yang telah keluar dan berniat masuk kembali pasar modal atau relisting.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads