Harga Obligasi di Asia Masih akan Melemah

Harga Obligasi di Asia Masih akan Melemah

- detikFinance
Rabu, 21 Jul 2004 14:51 WIB
Jakarta - Harga obligasi pemerintah di kawasan pasar Asia di prediksi masih akan melemah dalam beberapa bulan mendatang. Hal ini sehubungan dengan masih adanya kecemasan investor terhadap kenaikan suku bunga AS dan lonjakan harga minyak yang secara umum menyebabkan melemahnya obligasi Asia. Turunnya harga obligasi tersebut akan membuat volume penerbitan obligasi baru tahun ini diperkirakan tidak akan lebih besar, hanya menyamai volume pada tahun lalu.Demikian analisis bulanan dari Citigroup Assets Management, Rabu,(21/7/2004).Kondisi ini akan membuat pasar bisa menjadi lebih selektif terhadap penerbitan obligasi yang berkualitas tinggi. Dijelaskan, dari sisi fundamental, terdapat risiko yang lebih besar dari pengaruh kenaikan suku bunga yang bisa berdampak pada imbal hasil (yield) yang lebih tinggi pada obligasi pemerintah. Seperti yang terjadi di Filipina, yang memiliki persyaratan pinjaman yang sangat banyak. Sedangkan untuk saham-saham Asia dalam beberapa bulan terakhir juga mendapatkan tekanan dari harga minyak yang tinggi dan rencana kenaikan suku bunga di AS dan Asia. Meskipun saat ini pertumbuhan ekonomi Asia tetap sehat, seperti ekspor yang tumbuh dua digit di sebagian besar negara Asia, yang mendukung permintaan konsumen, pertumbuhan keuantungan perusahaan dan belanja investasi. (nit/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads