Dirut PT Bukit Asam: Pengganti Saya Adalah Orang Pilihan

Dirut PT Bukit Asam: Pengganti Saya Adalah Orang Pilihan

- detikFinance
Kamis, 22 Des 2011 08:02 WIB
Jakarta - Direktur Utama PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) Soekrisno tidak mau berspekulasi siapa penggantinya kelak. Ia hanya menegaskan, penggantinya adalah orang-orang pilihan yang diharapkan bisa membawa BUMN itu ke arah yang lebih baik.

"Saya tidak tahu. Lihat saja nanti. Yang jelas yang menggantikan saya adalah orang pilihan. Pilihan terbaik pemerintah. Tapi kan bukan saya yang menentukan," jelasnya sambil bercanda saat berbincang dengan detikFinance, di Jakarta, Kamis (22/12/2011).

PT BA akan menggelar RUPS pada hari ini. Direktur Operasi PLN Indonesia Barat Moch. Harry Jaya Pahlawan dikabarkan menjadi calon kuat dirut PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terpilihnya Harry, menurut sumber detikFinance untuk mengamankan pasokan batu bara ke PLN di masa datang. Namun saat dikonfirmasi, Harry menyangkal adalah pengganti Soekrisno meski dalam RUPSLB, ia datang sebagai undangan.

"Saya belum tahu. Saya juga belum dihubungi siapa-siapa. Memang saya diundang. Tapi lihat besok saja ya," imbuh Harry saat dihubungi detikFinance, Rabu (21/12/2011) malam.

Setelah lengser, Soekrisno mengaku belum memiliki rencana berlabuh ke perusahaan lain. Bagi Soekrisno, selama tenaganya masih dibutuhkan di BUMN batu bara ini, ia siap membantu.

"Saya belum tahu. Tapi pada prinsipnya, kalau tenanga saya masih bisa dimanfaatkan, saya akan mengabdi," ucapnya.

Selain mengabdi di PTBA, ia juga membuka opsi mengimplementasikan kemampuannya pada perusahaan plat merah lain. Dengan catatan, jika dibutuhkan.

"Kepada PTBA, kepada negara. karena PTBA juga milik Indonesia," kata Soekrisno.

Sebelum resmi lengser dari kursi nomor satu PTBA, Soekrisno mengaku sudah ditawari posisi penting di perusahaan swasta. Namun ia enggan menyebutkan perusahaan yang bermaksud meminangnya.

"Kalau tawaran swasta sih ada. Tapi saya masih pertimbangkan," jelasnya.

(wep/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads