Investor masih memantau penyelesaian krisis utang Eropa, disamping peta politik Timur Tengah yang mulai bergolak. Ini masih ditambah dengan perpolitikan yang terjadi di negara Paman Sam ini.
"Kondisi fundamental dan pendapatan perusahaan berjalan baik. Namun terjadi krisis yang terjadi di Eropa telalu tinggi. Pasar global masih terpukul," kara Martin Sass, seperti dikutip dari reuters, Sabtu (31/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara indeks Standard & Poor's 500 juga turun 5,42 poin atau 0,43% ke level 1.257,59, Nasdaq melemah 8,59 poin (0,33%) ke posisi 2.695,15. Meski mengalami penurunan, secara akumulasi Down Jones mengalami kenaikan 5,5% selama 2011. Sementara Nasdaq harus rela turun 1,8% sepanjang Januari-Desember.
Secara keseluruhan perdagangan kemarin flat. Tidak banyak transaksi yang terjadi karena banyak broker telah masih liburan tahun baru.
Sementara, bursa Eropa ditutup naik pada perdagangan Jumat kemarin. Meski demikian bursa Eropa sepanjang 2011 tersungkur. Penurunan ini tercatat yang paling besar dalam tiga tahun terakhir. Penyebabnya sudah banyak diduga, krisis pada sektor keuangan hingga mengancam kesatuan matau uang Euro.
(wep/wep)











































