Direktur Jakarta Futures Exchange (JFX) Roy h M Sembel menerangkan, komoditi emas masih menjadi primadona di bursa berjangka Jakarta. Kondisi ini bakal berlanjut di 2012, mengingat pasar keuangan Eropa yang negatif.
"Emas masih menjadi primadona, sebagai hedging (lindung nilai) bagi belaku usaha, di tengah memburuknya kondisi finansial Eropa," katanya di Jakarta, Selasa (10/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjut Roy, volume transaksi sepanjang Januari-Desember 2011 mencapai 7,58 juta lot. Transaksi bertumbuh 40,1% dibandingkan periode sebelumnya. Nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp 1.100 trilun.
"Bila dirata-ratakan satu lot harga Rp 150 juta, maka sepanjang tahun lalu transaksi di JFX mencapai Rp 1.100 triliunan," tuturnya.
Transaksi terbagi menjadi dua jenis, kontrak bilateral dan kontrak multilateral komoditi primer. Tahun 2011, transaksi bilateral (sistem perdagangan alternatif/SPA) mencapai 7,50 juta lot. Kemudian volume transaksi multilateral 78.506 lot.
(wep/ang)











































