"Kabar terakhir bahwa Delta sedang negosiasi untuk berinvestasi di Garuda adalah tidak benar," kata juru bicara Delta cabang Atlanta, Trebor Banstetter dikutip dari Bloomberg, Rabu (11/1/2012).
Selain itu, seperti pernah disinggung di rumor saham detikFinance, maskapai lain yang dikabarkan mengincar saham emiten berkode GIAA itu adalah Hong Kong Cathay Pacific Airways.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, sahamnya ini masih jauh di bawah harga IPO sebesar Rp 750 pada 11 Februari 2011 lalu. Garuda termasuk salah satu dari 11 IPO yang jeblok selama tahun 2011, data lengkapnya ada di sini.
Menurut kabar sebelumnya, saham sebanyak itu akan dibeli dari tiga sekuritas yang dulu menjadi penjamin emisi Garuda saat IPO. Tiga sekuritas itu, PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Bahana Securities, saat ini masih memegang saham GIAA yang tak laku.
Hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini, saham GIAA turun 10 poin (-1,85%) ke level Rp 530 per lembar. Sahamnya diperdagangkan 265 kali dengan volume 19.345 lot senilai Rp 5,077 miliar.
(ang/dnl)











































