Laba Bersih Bank Danamon Rp 1,1 T

Semester I/2004

Laba Bersih Bank Danamon Rp 1,1 T

- detikFinance
Selasa, 27 Jul 2004 18:35 WIB
Jakarta - Bank Danamon pada semester I/2004 berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 1,1 triliun. Angka ini naik 79 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Peningkatan laba bersih ini ditunjang oleh pendapatan bunga bersih yang naik 93,3 persen menjadi Rp 1,97 triliun.Hal ini disampaikan Chief Financial Officer Bank Danamon Vera Eve Lim dalam jumpa pers mengenai kinerja Bank Danamon di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (27/7/2004).Akibat peningkatan laba bersih ini maka rasio laba terhadap rata-rata aktiva (ROA) dan laba terhadap rata-rata ekuitas (ROE) naik masing-masing 4,2 persen dan 35,2 persen.Sementara itu pendapatan operasional yang terdiri dari pendapatan imbal jasa sebesar Rp 473 miliar dan non-recurring income sebesar Rp 324 miliar atau mengalami penurunan 6,9 persen dari Rp 856 miliar pada periode sama tahun lalu. Penurunan ini akibat kerugian penurunan nilai wajar dari efek-efek sebesar Rp 7 miliar. Beban operasional selama semester I/2004 mencapai Rp 997 miliar. Adapun jumlah kredit yang disalurkan meningkat 12,4 persen menjadi Rp 23,862 triliun dari Rp 21,227 triliun. Pertumbuhan ini berasal dari peningkatan kredit konsumen sebesar Rp 2,452 triliun dan kredit UKM serta komersial sebesar Rp 753 miliar. Sedangkan kredit korporat mengalami penurunan sebesar Rp 568 miliar sehingga secara keseluruhan kredit yang disalurkan ke UKM dan konsumen mencapai 67 persen dari total kredit bank dengan LDR 64,2 persen.Rasio kredit bermasalah (NPL) tercatat 3,2 persen atau naik dibandingkan periode sama tahun lalu yang tercatat 1,5 persen. "Peningkatan NPL ini akibat keputusan bank menurunkan kolektabilitas dari beberapa kreditur termasuk kredit yang dibeli dari BPPN dan kredit yang berasal dari bank peserta merger pada September 2003 lalu," kata Vera.Namun demikian, lanjutnya, rasio penyisihan penghapusan kredit terhadap kredit bermasalah mencapai 158,1 persen sehingga NPL-nett tetap di level 0 persen. Untuk dana pihak ketiga pada semester I/2004 mencapai Rp 35,933 triliun atau tumbuh 0,4 persen. Selain itu dari hasil penjualan reksa dana, dana masyarakat yang berhasil dihimpun mencapai Rp 4,452 triliun."Meski demikian DPK sebetulnya alami penurunan Rp 2,776 triliun atau 7,2 persen dibandingkan posisi Maret. Ini akibat penarikan dana BPPN sebesar Rp 2,648 triliun yang terkait dengan berakhirnya masa tugas BPPN," ujar Vera.Mengenai rasio kecukupan modal (CAR) Vera mengungkapkan meningkat secara signifikan menjadi 33,3 persen dari 24,2 persen periode sama tahun lalu. Peningkatan CAR ini akibat dari peningkatan laba bank dan penerbitan pinjaman subordinasi sebesar US$ 300 juta pada Maret 2004 lalu.Menyangkut Adira Finance yang baru saja diakuisisi pada semester I/2004 menurut Vera berhasil membukukan laba bersih Rp 172 miliar atau naik 196 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini akibat pertumbuhan pembiayaan yang pesat untuk nasabah yang mencapai 86 persen menjadi Rp 2,464 triliun yang berasal dari pembiayaan sepeda motor baru yang mencapai 191 ribu unit. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads