Pemerintah Dorong ADHI Terbitkan Obligasi

Pemerintah Dorong ADHI Terbitkan Obligasi

- detikFinance
Rabu, 25 Jan 2012 11:12 WIB
Pemerintah Dorong ADHI Terbitkan Obligasi
Jakarta - Pemeritah meminta PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) untuk kreatif dalam memperoleh pendanaan. Jika penerbitan saham terbatas (rights issue) ditolak, maka ADHI dapat menerbitkan obligasi untuk memperoleh pendanaan baru.

Demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Infrastruktur dan Logistik Kementerian BUMN, Sumaryanto Widayatin setelah acara Refleksi 2011 dan Outlook 2012 BUMN, di Gedung BRI, Jakarta, Rabu (25/01/2012).

"Untuk saat ini tidak ada rights issue. Dia (ADHI) kreatif saja. Misal obligasi, pasti itu dana yang termurah," katanya

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sumaryanto mengatakan bahwa terdapat benyak cara yang dapat ditempuh oleh perusahaan ini, misalnya obligasi atau meminjam ke bank.

"Banyak cara, cari yang termurah. Bisa obligasi, pinjaman bank atau apapun. Tapi tidak bisa sewenenag-wenang mereka minta PMN untuk cari duit," katanya.

Sebelumnya, ADHI berencana menerbitkan saham baru dengan target perolehan dana sekitar Rp 800 miliar. Dananya akan digunakan untuk pengembangan perusahaan, termasuk untuk masuk ke bisnis IPP (independent powerplant project). Tahun ini, ADHI mencanangkan capex sebesar Rp 100 miliar.

ADHI juga telah mendapatkan proyek pembangunan Menara 100 lantai di Sudirman Central Business District (SCBD).

ADHI sendiri membidik laba bersih Rp 204,64 miliar tahun 2012 ini. Pencapaian ini meningkat 2,17% dari perkiraan laba 2011, yang akan ditutup pada kisaran Rp 183,37 miliar. Hingga November 2011, perseroan meraih pendapatan usaha Rp 4,91 triliun, naik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 4,36 triliun. Posisi laba bersih November juga naik tipis dari Rp 131,21 miliar menjadi Rp 147,1 miliar.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads