Masuknya Deutsche Securities ke BEJ Diharapkan Naikkan Likuiditas
Jumat, 30 Jul 2004 13:19 WIB
Jakarta - Bergabungnya sekuritas asing asal Jerman Deutsche Securities dalam waktu dekat ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), diharapkan mampu meningkatkan likuiditas transaksi karena jumlah investor asing yang masuk.Demikian diungkapkan oleh Direktur Perdagangan dan Keanggotaan BEJ MS Sembiring, Jumat (30/7/2004). Menurutnya, Deutsche Securities masuk menjadi anggota bursa (AB) setelah pada awal Juli 2004 lalu, resmi menjadi pemegang saham BEJ karena menjadi pemenang dalam lelang saham yang dilakukan BEJ.Saat ini kata Sembiring, Deutsche Securities masih dalam proses sebagai AB, karena untuk menjadi AB memang harus mempunyai kesiapan untuk ikut serta dalam remote trading."Untuk itu secara internal, Deutsche Securities masih menyiapkan dirinya. Kapan saja Deutsche Securities mengajukan ke BEJ, kita siap. Paling lambat untuk proses menjadi AB hanya perlu 5 hari," ujarnya.Selain Deutsche Securities, menurut Sembiring, satu perusahaan lokal yakni PT Mina Padi Sekuritas, juga akan bergabung sebagai pemegang saham BEJ yang baru. "Mina Padi saat ini tengah live test untuk remote trading. Setelah itu tercatat sebagai AB," katanya.Sejauh ini ujar Sembiring, kontribusi sekuritas asing pada perdagangan BEJ lebih dari 50 persen. "Dengan masuknya Deutsche, sepertiya semakin tinggi likuiditas bursa," katanya.Sembiring juga melihat masuknya Deutsche Securities sebagai bukti masih tingginya minat investor asing untuk menanamkan dananya di Indonesia baik melalui pasar modal maupun jalur lainnya. "Logikanya untuk masuk kesini kan sudah ada kajian mendalam dari pihak Deutsche, kalau Indonesia masih bagus prospeknya," kata Sembiring.Di sisi lain, masuknya sekuritas asing ini, lanjut dia, memang tidak bisa dipungkiri, ini adalah bukti semakin tingginya basis investor asing di pasar modal Indonesia.
(san/)










































