Rupiah Melemah Picu Rugi Bersih Indomobil dan Indocement

Rupiah Melemah Picu Rugi Bersih Indomobil dan Indocement

- detikFinance
Jumat, 30 Jul 2004 15:11 WIB
Jakarta - Kerugian kurs akibat melemahnya rupiah hingga di atas Rp 9.000-an per dolar AS membuat PT Indomobil Sukses Internasional Tbk mengalami rugi bersih Rp 29,916 miliar pada semester pertama tahun 2004, dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencatat laba bersih Rp 115,950 miliar.Per semester pertama 2004, rugi selisih kurs yang dialami Indomobil tercatat sebesar Rp 60,143 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 56,378 miliar. Demikian pengumuman yang dirilis manajemen perseroan, Jumat (30/7/2004).Namun dari sisi kinerja seperti penjualan dan laba usaha, Indomobil mengalami peningkatan. Penjualan Indomobil pada semester pertama 2004 naik 53,3 persen menjadi Rp 1,840 triliun, dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,2 triliun.Sedangkan laba usaha semester pertama 2004 juga naik 55 persen menjadi Rp 32,208 miliar, dibandingkan semester pertama 2003 yang berjumlah Rp 20,745 miliar. Total aset Indomobil hingga Juni 2004 senilai Rp 3,130 triliun, naik dibanding semester pertama 2003 yang mencapai Rp 2,615 triliun.Indocement Tunggal PrakarsaSenada dengan Indomobil, pelemahan rupiah yang menyebabkan kerugian kurs juga dialami PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Pada semester pertama 2004, perseroan mencatat rugi kurs Rp 433,934 miliar, dibanding laba kurs semester pertama tahun 2003 sebesar Rp 461,665 miliar.Rugi kurs yang dialami Indocement membuat perseroan pada semester pertama 2004 mencatat rugi bersih Rp 117,295 miliar, dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya yang membukukan laba bersih Rp 650,369 miliar.Dari sisi penjualan, Indocement mencatat kenaikan sebesar 3,4 persen pada semester pertama 2004 menjadi Rp 2,032 triliun, dibanding periode serupa tahun 2003 Rp 1,966 triliun.Namun akibat meningkatnya beban pokok penjualan dari Rp 1,297 triliun pada semester pertama 2003 menjadi Rp 1,374 triliun pada semester pertama 2004, membuat laba usaha Indocement turun 9,5 persen. Tercatat, laba usaha hingga semester pertama 2004 sebesar Rp 358,611 miliar, dibanding semester pertama 2003 Rp 396,324 miliar.Total aset Indocement per Juni 2004 sebesar Rp 10,256 triliun, turun dibanding semester pertama 2003 Rp 10,818 triliun, karena ada pembayaran utang. (ani/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads