Ketua Bapepam Bawa Aspirasi Pasar Modal ke OJK

Ketua Bapepam Bawa Aspirasi Pasar Modal ke OJK

- detikFinance
Rabu, 15 Feb 2012 17:43 WIB
Ketua Bapepam Bawa Aspirasi Pasar Modal ke OJK
Jakarta - Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Nurhaida beralasan, niatnya mendaftarkan diri sebagai dewan komisioner OJK adalah ingin mengawal implementasi master plan pasar modal yang sudah lama digagas.

Demikian disampaikan Nurhaida dalam diskusi 'Era Baru Industri Keuangan di Bawah OJK' di hotel Santika, Jakarta, Rabu (15/2/2012).

"Ada program yang sudah dibangun pada 2010-2011 seperti straight through processing (STP) dan single investor ID. Dan di 2012 ini, ada implementasi sehingga ada kesinambungan pembangunan infrastruktur yang harus dicapai," paparnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menginginkan, implementasi ini menjadikan industri lembaga keuangan khususnya pasar modal dapat berjalan wajar dan efisien.

Niat pendaftaran yang dilakukan Nurhaida diketahui publik pada 9 Februari lalu. Pendaftaran terbuka ini juga terbatas pada pimpinan Bapepam-LK. Siapa saja yang merasa berhak dan mampu menjadi calon DK OJK, Nurhaida mempersilahkan untuk mendaftar.

"Ada beberapa yang mempersiapkan diri," tuturnya.

Pihaknya akan fokus pada persiapan pada pengawasan perusahaan-perusahaan jasa keuangan dan emiten di pasar modal. Untuk itu ada persiapan berupa pelatihan yang dilakukan staf Bapepam-LK.

BI Ingin Ada Kepastian Hukum Pada Masa Transisi OJK

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Muliaman D. Hadad menilai, pada masa transisi pembentukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus ada regulasi hukum yang jelas.

"Saya garis bawahi beberapa hal yang penting. Masa transisi harus berjalan dengan baik. Ini perlu kita upayakan supaya ada kepastian hukum supaya tidak menimbulkan uncertainity," kata Muliaman.

Ia menambahkan, penting bagi bank sentral dan Bapepam-LK untuk melanjutkan program-program yang sudah dijalankan dengan baik, pasca fungsi pengawasan melebur dalam lembaga baru, OJK. "Rencana-rencana yang dilakukan BI dan Bapepam-LK perlu dilanjutkan," tuturnya.

"Saya ingin melihat apa yang akan dilakukan OJK, sehingga membuat tren industri keuangan bisa berubah di masa datang," papar Muliaman.

Baginya bank sentral paska OJK, memiliki pekerjaan rumah. Yakni mengorganiasikan diri terhadap tugas di luar kebiasaan. "Tidak lagi canggung bagi bank sentral bicarakan kinerja asuransi, industri pembiayaan. Karena ada keperluan bagi bank sentral melihat," ucapnya.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads