Terseret Koreksi Pasar Asia, IHSG Lengser dari 4.000

Terseret Koreksi Pasar Asia, IHSG Lengser dari 4.000

- detikFinance
Rabu, 22 Feb 2012 09:36 WIB
Terseret Koreksi Pasar Asia, IHSG Lengser dari 4.000
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mampu bertahan lama di level 4.000 dan akhirnya lengser terseret arus negatif pasar Asia. Datarnya pergerakan Wall Street tidak memberi semangat ke bursa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 9.035 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.040 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 7,418 poin (0,19%) ke level 3.995,533. Sedangkan Indeks LQ 45 turun tipis 1,889 poin (0,27%) ke level 694,538.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan, Rabu (22/2/2012), IHSG turun tipis 10,128 poin (0,25%) ke level 3.992,823. Indeks LQ 45 melemah tipis 2,390 poin (0,34%) ke level 694,037.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menipis 12,475 poin (0,31%) ke level 3.990,476. Sementara Indeks LQ 45 turun tipis 2,979 poin (0,43%) ke level 693,448.

Kemarin, IHSG ditutup menembus level 4.000 setelah melaju 22 poin. Harapan segera usainya krisis utang Yunani pasca bailout 130 miliar euro menjadi sentimen positif di pasar.

Bursa Wall Street kemarin ditutup flat setelah sempat melambung tinggi, dengan indeks Dow Jones menembus level 13.000 untuk pertama kalinya sejak Mei 2008. Namun koreksi kemudian membuat indeks hanya ditutup flat.

Sentimen ini membuat burs-bursa di Asia juga bergerak datar dengan kecenderungan melemah. Hanya bursa saham Jepang yang masih bertahan di zona hijau.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai menipis 3,97 poin (0,17%) ke level 2.377,46.  
  • Indeks Hang Seng melemah 127,42 poin (0,59%) ke level 21.351,30.  
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 8,20 poin (0,09%) ke level 9.471,22.  
  • Indeks Straits Times turun 21,53 poin (0,71%) ke level 3.003,54.  

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat di posisi Rp 9.035 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.040 per dolar AS.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads