Sentimen Negatif Dorong Penurunan IHSG 7,525 Poin
Senin, 02 Agu 2004 16:25 WIB
Jakarta - Akumulasi sentimen negatif yang ada di pasar membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Senin, (2/8/2004), turun 7,525 poin pada level 749,458. Maraknya isu negatif seperti melejitnya harga minyak mentah dunia yang telah membuat bursa regional melemah turut mempengaruhi pergerakan saham di BEJ, disamping kondisi politik dalam negeri yang memanas dengan adanya gugatan hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi oleh capres Wiranto.Akibatnya, indeks LQ-45 turun 1,954 poin pada level 163,156, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,961 poin pada posisi 124,908, Indeks Papan Utama (MBX) turun 2,217 poin pada level 203,195 dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) turun 1,496 poin pada level 170,800.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 7.527 kali pada volume 796.349 lot saham senilai Rp 254,033 miliar. Sebanyak 27 saham naik, 79 saham turun dan 274 saham stagnan. Saham-saham yang turun harganya di top losser diantaranya INCO yang turun Rp 250 menjadi Rp 34.300, Telkom turun Rp 200 menjadi Rp 7.550, Gudang Garam turun Rp 100 menjadi Rp 14.150, Bank Danamon turun Rp 50 ke posisi Rp 3.150, HM Sampoerna turun Rp 50 menjadi Rp 5.400, dan Indosat turun Rp 25 menjadi Rp 4.100.Sedangkan saham yang naik harganmya di top gainer diantaranya Tempo Scan Pasific naik Rp 100 menjadi Rp 6.600, Komatsu Indonesia naik Rp 25 menjadi Rp 1.750, Ramayana Lestari Sentosa naik Rp 25 menjadi Rp 4.325, Unilever naik Rp 25 menjadi Rp 3.800, dan Lippo Cikarang naik Rp 15 menjadi Rp 365.
(mi/)











































