Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.150 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.125 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 16,039 poin (0,42%) ke level 3.877,055. Sedangkan Indeks LQ 54 menguat 4,085 poin (0,61%) ke level 669,368.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, indeks terus melaju, IHSG menanjak 23,767 poin (0,62%) ke level 3.884,783. Sementara Indeks LQ 45 menguat 5,866 poin (0,88%) ke level 671,149.
Kemarin, IHSG melemah 33 poin berbarengan dengan anjloknya nilai tukar rupiah. Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar mentah (BBM) menjadi sentimen negatif.
Indeks acuan S&P 500 di bursa Wall Street semalam berhasil bertahan di posisi tertingginya sejak tahun 2008 lalu pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat. Indeks tersebut menguat untuk hari ketiganya setelah lonjakan harga minyak mulai mereda ditambah data perumahan AS yang lebih baik.
Bursa-bursa di Asia masih mencermati perkembang harga minyak dunia sehingga seolah mengabaikan sentimen positif dari bursa paman sam tersebut. Pagi ini pasar regional bergerak mixed.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun tipis 4,40 poin (0,18%) ke level 2.442,65. Â
- Indeks Hang Seng naik 87,43 poin (0,41%) ke level 21.305,29.
- Indeks Nikkei 225 melemah 65,28 poin (0,68%) ke level 9.568,65. Â
- Indeks Straits Times menguat 8,70 poin (0.30%) ke level 2.955,48. Â
(ang/dru)











































