Muka-Muka Lama Jadi Calon Terkuat Bos BEI

Muka-Muka Lama Jadi Calon Terkuat Bos BEI

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Kamis, 08 Mar 2012 12:31 WIB
Muka-Muka Lama Jadi Calon Terkuat Bos BEI
Jakarta - Calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012-2015 mulai memanas. Kuat dugaan Direksi BEI yang kini masih menjabat, memiliki peluang paling besar untuk menduduki kursi empuknya kembali. Hal ini tengah intensif dibicarakan para pelaku pasar.

Menarik disimak skema tim-tim calon direksi BEI yang akan diajukan Anggota Bursa (AB) menjelang RUPS pada 27 Juni mendatang. Dari direksi yang kini menjabat, lima atau enam orang akan kembali mencalon.

Adalah Ito Warsito yang masih menjabat Direktur Utama BEI, kemudian Uriep Budhi Prasetyo yang masih betah menjadi Direktur Pengawasan dan Kepatuhan Anggota Bursa. Calon kuat lain adalah Friderica Widyasari Dewi, Direktur Pengembangan BEI, serta Supandi Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI, Adikin Basirun Direktur Teknologi Informasi BEI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sumber yang ada di pasar memang mengatakan, direksi incumbent masih layak calonkan kembali. Selain dekat dengan pelaku industri, kebijakan yang direksi jalankan sudah sejalan akan pengembangan pasar modal.

Sedangkan Eddy Sugito Direktur Penilaian Perusahaan BEI, tercatat sudah menjabat selama dua periode. Dan berdasarkan aturan, Eddy tidak berhak kembali mengajukan atau diajukan oleh AB. Satu direksi lain, Wan Wei Yiong masuk pada wilayah abu-abu. Wei Yiong masih mungkin untuk menduduki jabatan direksi, meski sisi lain kesehatannya belum begitu pulih.

Saat dikonfirmasi beberapa diantara nama tersebut enggan berkomentar atas peluang mereka untuk menduduki kursi direksi BEI. "No comment," tegas Uriep di kantornya, Kamis (8/3/2012).

"Saya tidak perlu menjawab pertanyaan itu," ucap Wei Yiong tambahnya.

Calon lain yang punya peluang besar direksi Self Regulatory Organizations (SRO). Diantaranya, Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Ananta Wiyogo dan Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Hoesen.

Sedangkan calon yang akan diajukan asosisasi broker pasar saham adalah Ketua Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Lily Widjaja dan Michael Steven. Steven merupakan Direktur Utama PT Kresna Graha Securindo Tbk. Satu nama juga mencuat Ketua Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Hariyajid Ramelan.

Ketiganya dianggap berpengalaman dan membawa misi-misi dari internal perusahaan efek. Lily dikenal paling vokal dalam kebijakan pasar modal. Michael sendiri merupakan orang lama pasar modal serta aktif di Kadin dan APRDI.

Rumor lain menyebut, profesional yang bisa menjadi kuda hitam adalah Ronald T. Andy Kasim yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Masih ada pula Ekonom PT Bakrie & Brother Tbk, Kahlil Rowter. Terakhir Saidu Solihin Direktur Utama PT Garuda Nusantara Capital.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads