Rupiah Melemah 0,3% di Februari 2012

Rupiah Melemah 0,3% di Februari 2012

- detikFinance
Kamis, 08 Mar 2012 13:57 WIB
Jakarta - Pergerakan nilai tukar rupiah relatif stabil meskipun sedikit mengalami tekanan. Selama Februari 2012, Bank Indonesia (BI) mencatat rupiah secara point-to-point melemah sebesar 0,33% (mtm) ke level Rp 9.020 per dolar AS.

Demikian disampaikan Juru Bicara BI Difi Johansyah dalam siaran pers hasil Rapat Dewan Gubernur Maret 2012 di Jakarta, Kamis (8/3/2012).

"Namun secara rata-rata menguat 0,69% (mtm) menjadi Rp 8.998 per dolar AS," tutur Difi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa faktor yang menyebabkan tekanan terhadap rupiah antara lain berasal dari penyesuaian portofolio investor asing akibat sentimen global dan meningkatnya kebutuhan impor sejalan dengan kuatnya aktivitas ekonomi domestik.

"Untuk menjaga keseimbangan pasar domestik, Bank Indonesia terus memonitor dan menempuh langkah stabilisasi nilai tukar rupiah baik melalui pasar valas maupun pasar sekunder SBN," terang Difi.

Selain itu Difi mengungkapkan kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan I-2012 diperkirakan akan mencatat surplus yang lebih kecil. Hal ini sejalan dengan defisit transaksi berjalan pada triwulan I-2012 yang diperkirakan membesar seiring dengan melambatnya ekspor di tengah impor yang masih tetap tinggi seiring dengan aktivitas ekonomi domestik yang kuat dan tingginya konsumsi BBM.

Sementara itu, surplus transaksi modal dan keuangan mengalami penurunan karena arus masuk investasi portofolio yang lebih rendah.

"Dengan perkembangan tersebut, cadangan devisa sampai dengan akhir Februari 2012 mencapai 112,2 miliar dolar AS, atau setara dengan 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah," tutup Difi.
(dru/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads