Selain itu, Badan Usaha Milik negara (BUMN) tambang itu menghabiskan Rp 4,6 miliar untuk eksplorasi nikel dan Rp 1 miliar untuk bauksit. Sehingga, total dana yang dihabiskan selama Februari mencapai Rp 12 miliar.
"Kegiatan eksplorasi Antam berfokus pada komoditas nikel, emas, dan bauksit, dengan jumlah pengeluaran preliminary sebesar Rp 12 miliar," kata Sekretaris Perusahaan Antam Bimo Budi Satriyo dalam keterangan tertulis, Selasa (13/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara kegiatan eksplorasi nikel dilaksanakan di Buli, Maluku Utara; Lasolo, Lalindu, Mandiodo, dan Tapunopaka, Sulawesi Tenggara; dan Pulau Gag, Papua Barat.
Sedangkan eksplorasi untuk bauksit di bulan Februari 2012 dilaksanakan di Mempawah, Landak, Tayan, dan Munggu Pasir, Kalimantan Barat.
(ang/dru)











































