Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menembus level 4.000 namun kemudian turun lagi dengan hanya menguat 10 poin. Saham-saham berbasis komoditas menjadi incaran.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melaju 18,761 poin (0,47%) ke level 4.006,107 buntuti penguatan bursa-bursa di Asia. Menjinaknya harga-harga komoditas turut memberi dukungan.
Indeks langsung tembus lagi level 4.000 akibat maraknya aksi beli di awal perdagangan. Namun, posisi tersebut hanya dicapai sesaat, laju indeks sedikit terhambat oleh aksi ambil untung meski masih bertahan di zona hijau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjinaknya harga-harga komoditas, seperti minyak dunia dan emas, membuat investor memilih tanamkan uangnya di pasar modal. Sehingga, saham-saham yang valuasinya masih murah kembali diburu investor.
Hampir seluruh indeks sektoral di lantai bursa berhasil menguat, namun satu sektor masih jatuh di zona merah akibat aksi ambil untung, yaitu indeks sektor tambang.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 57.805 kali pada volume 1,286 juta lot saham senilai Rp 1,807 triliun. Sebanyak 107 saham naik, sisanya 87 saham turun, dan 99 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia masih kompak bergerak di zona hijau. Bursa saham Hong Kong melaju cukup kencang dengan penguatan lebih dari satu persen.
Berikut kondisi di bursa regional hingga siang hari ini:
- Indeks Hang Seng menanjak 266,20 poin (1,26%) ke level 21.400,38. Β
- Indeks Nikkei 225 menguat 93,67 poin (0,95%) ke level 9.983,53.
- Indeks Straits Times naik 20,78 poin (0,70%) ke level 2.982,96.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 600 ke Rp 55.850, Astra Internasional (ASII) naik Rp 600 ke Rp 70.400, Myoh (MYOH) naik Rp 525 ke Rp 4.500, dan Pioneerindo (PTSP) naik Rp 455 ke Rp 2.325.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 400 ke Rp 52.500, Sona Topas (SONA) turun Rp 230 ke Rp 1.870, Indofood (INDF) turun Rp 100 ke Rp 5.000, dan Cahaya Kalbar (CEKA) turun Rp 80 ke Rp 1.100.











































