Dana Asing Masuk Rp 700 Miliar, IHSG Malah Memble

Dana Asing Masuk Rp 700 Miliar, IHSG Malah Memble

- detikFinance
Kamis, 15 Mar 2012 16:11 WIB
Dana Asing Masuk Rp 700 Miliar, IHSG Malah Memble
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 14 poin akibat aksi ambil untung yang dilakukan investor lokal. Padahal, dana asing masuk cukup besar ke lantai bursa, sekitar Rp 700 miliar.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diturup menguat di posisi Rp 9.160 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.170 per dolar AS.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka menguat tipis 8,489 poin (0,21%) ke level 4.062,341 meski di tengah koreksi bursa Asia. Posisi indeks yang sudah tinggi rawan profit taking.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pergerakan indeks serba tipis. Pasalnya indeks masih minim katalis penggerak. Posisi tertingginya hari ini di 4.065,705 diraih hanya dengan pencetakan 11 poin saja.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 5,219 poin (0,12%) ke level 4.059,545 setelah laju penguatannya terhambat koreksi saham-saham komoditas. Posisi indeks yang sudah naik tinggi kemarin dimanfaatkan untuk profit taking.

Memasuki perdagangan sesi II aksi ambil untung semakin marak, indeks pun ambles ke posisi terendahnya di 4.038,676. Saham-saham berbasis komoditas terkoreksi cukup dalam hingga hampir dua persen.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (15/3/2012), IHSG ditutup melemah 14,346 poin (0,35%) ke level 4.039,980. Sementara Indeks LQ 45 ditutup turun 4,058 poin (0,58%) ke level 697,978.

Saham-saham tambang dan konsumer bertanggung jawab menyeret indeks ke zona merah. Koreksi di kedua sektor itu berimbas sangat fatal, soalnya banyak saham berkapitalisasi besar di sektor tersebut.

Empat sektor masih mampu bertahan positif, yaitu sektor perdagangan, properti, industri dasar dan aneka industri. Sementara memimpin pelemahan adalah sektor konsumer.

Aksi ambil untung banyak dilakukan investor lokal. Sementara asing masih terus menempatkan dananya di pasar modal, hingga sore ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 720,756 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 123.339 kali pada volume 7,348 juta lot saham senilai Rp 4,339 triliun. Sebanyak 115 saham naik, sisanya 124 saham turun, dan 107 saham stagnan.

Bursa di Asia akhirnya bergerak mixed setelah sebelumnya mayoritas melemah. Pergerakan bursa-bursa di Asia juga serba tipis dan berfluktuatif.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore ini:
  • Indeks Komposit Shanghai melemah 17,46 poin (0,73%) ke level 2.373,77. Β 
  • Indeks Hang Seng naik tipis 45,64 poin (0,21%) ke level 21.353,53.
  • Indeks Nikkei 225 menguat 72,76 poin (0,72%) ke level 10.123,28.
  • Indeks Straits Times turun 6,40 poin (0,21%) ke level 3.020,00. Β 

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indomobil (IMAS) naik Rp 800 ke Rp 15.400, Myoh (MYOH) naik Rp 450 ke Rp 5.600, Hexindo (HEXA) naik Rp 350 ke Rp 11.000, dan Semen Gresik (SMGR) naik Rp 350 ke Rp 12.550.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.200 ke Rp 41.550, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 700 ke Rp 55.600, Unilever (UNVR) turun Rp 650 ke Rp 19.150, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 600 ke Rp 22.200.
(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads