Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 14 poin didorong sentimen bursa global. Wall Street semalam mendaki hingga ke posisi tertinggi sejak tahun 2008.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah menguat di posisi Rp 9.180 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.190 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 13,635 poin (0,33%) ke level 4.053,615. Sedangkan Indeks LQ 45 menguat 3,474 poin (0,49%) ke level 701,452.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, pergerakan IHSG tidak banyak berubah, naik 13,449 poin (0,33%) ke level 4.053,429. Sementara Indeks LQ 45 bertambah 2,744 poin (0,39%) ke level 700,722.
Kemarin, IHSG melemah 14 poin akibat aksi ambil untung yang dilakukan investor lokal. Padahal, dana asing masuk cukup besar ke lantai bursa, sekitar Rp 700 miliar.
Semalam, Indeks S&P 500 di pasar saham Wall Street ditutup menembus level 1.400 untuk pertama kalinya sejak krisis tahun 2008 lalu. Turunnya data pengangguran Amerika Serikat (AS) memberi dorongan.
Data pengangguran AS yang diumumkan kemarin turun jauh di bawah perkiraaan ke posisi terendahnya dalam empat tahun terakhir, satu lagi sinyal pemulihan di ketenagakerjaan. Sementara harga bahan pokok dan bahan bakar tetap stabil.
Bursa-bursa di regional bergerak mixed pagi hari ini namun dengan kecenderungan menguat. Sentimen bursa global juga berhembus sampai ke Asia.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi ini:
- Indeks Hang Seng naik 60,60 poin (0,28%) ke level 21.414,13. Â
- Indeks Nikkei 225 turun 13,41 poin (0,13%) ke level 10.109,87. Â
- Indeks traits Times menguat tipis 3,78 poin (0,12%) ke level 3.029,62. Â
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah menguat di posisi Rp 9.180 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.190 per dolar AS.











































