Data Ekonomi AS Gagal Ceriakan Wall Street

Data Ekonomi AS Gagal Ceriakan Wall Street

- detikFinance
Sabtu, 17 Mar 2012 11:16 WIB
Data Ekonomi AS Gagal Ceriakan Wall Street
New York - Indeks utama di bursa saham Wall Street ditutup mixed meski keluarnya data ekonomi AS yang cukup positif. Indeks S&P 500 berhasil naik tipis, sementara Dow dan Nasdaq melemah tipis.

Meski demikian, ketiganya berhasil mencetak pertumbuhan mingguan yang signifikan. Bahkan, indeks S&P 500 sudah menyentuh posisi tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Saham-saham energi memimpin penguatan bursa. Indeks sektor energi di S&P naik 1,2% dibantu oleh naiknya harga minyak mentah akibat ketegangan di Iran yang menggangu pasokan dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Fundamental sudah membaik, laba emiten naik, pasar pun punya momentum penguatan yang baik," kata Stephen Wood, Kepala Strategi Investasi Russell Investments di New York, dikutip dari Reuters, Sabtu (17/3/2012).

"I think we still have room to rise, but that said, we're keeping an eye on oil, which could be a destabilizing factor if it gets too high."

Data yang dirilis pemerintah AS pada hari Jumat menyatakan industri masih tumbuh dalam sebulan terakhir. Selain itu, data pengangura AS yang turun juga ikut memberi sentimen positif.

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 20,14 poin (0,15%) ke level 13.232,62. Indeks Standard & Poor's 500 naik tipis 1,57 poin (0,11%) ke level 1.404,17 posisi tertingginya sejak 20 Mei 2008. Indeks Komposit Nasdaq turun tipis 1,11 poin (0,04%) ke level 3.055,26.

Dalam sepekan, indeks Dow Jones naik 2,4% dan Nasdaq menguat 2,2%. Sementara indeks Standard & Poor's 500 kembali naik untuk pekan kelimanya secara berturut-turut, kali ini sebanyak 2,4%.

Pekan ini merupakan kenaikan mingguan terbaik S&P sejak pertengahan Desember lalu. Indeks acuan di bursa paman sam itu berhenti di atas level 1.400.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads