Harga Minyak Masih Tinggi, IHSG Melemah 8 Poin

Sesi I

Harga Minyak Masih Tinggi, IHSG Melemah 8 Poin

- detikFinance
Selasa, 20 Mar 2012 12:05 WIB
Harga Minyak Masih Tinggi, IHSG Melemah 8 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 8 poin akibat masih tingginya harga minyak. Sentimen positif dari menguatnya Wall Street semalam pun diabaikan pelaku pasar.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 0,993 poin (0,02%) ke level 4.025,726 minimnya sentimen dan kabar positif. Menguat nya Wall Street semalam belum mampu mendorong indeks bergerak ke atas.

Indeks cuma naik hingga ke level 4.035,315 sebelum akhirnya terpangkas dan jatuh ke zona merah. Saham-saham berbasis industri dasar dan aneka industri terkena aksi jual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (20/3/2012), IHSG melemah 8,129 poin (0,20%) ke level 4.016,604. Sementara Indeks LQ 45 turun 2,481 poin (0,36%) ke level 691,542.

Tingginya harga minyak mengancam beban operasional emiten, sehingga para pelaku pasar kurang percaya diri dalam berinvestasi. Aksi jual pun banyak terjadi.

Investor memilih keluar sejenak sampai situasi pasar lebih kondusif. Meski demikian, saham-saham komoditas masih diincar karena harga minyak juga mendorong harga komoditas.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 48.377 kali pada volume 1,403 miliar lembar saham senilai Rp 1,53 triliun. Sebanyak 93 saham naik, sisanya 92 saham turun, dan 117 saham stagnan.

Naiknya harga minyak ini juga menghajar bursa-bursa di Asia sehingga bergerak mixed. Bursa saham Jepang tidak berdagang karena memperingati hari libur nasional.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai melemah 18,61 poin (0,77%) ke level 2.391,57.
  • Indeks Hang Seng turun 141,26 poin (0,67%) ke level 20.974,03.  
  • Indeks Straits Times menguat 16,06 poin (0,54%) ke level 3.006,15.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Mayora (MYOR) naik Rp 1.300 ke Rp 18.500, Resources Alam (KKGI) naik Rp 450 ke Rp 7.450, United Tractor (UNTR) naik Rp 250 ke Rp 30.100, dan Unilever (UNVR) naik Rp 200 ke Rp 19.450.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 700 ke Rp 69.800, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 600 ke Rp 41.550, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 400 ke Rp 52.500, dan Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 400 ke Rp 13.000.
(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads