Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.185 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.170 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melemah tipis 0,401 poin (0,01%) ke level 4.035,833 akibat aksi tunggu yang dilakukan investor sehubungan dengan minimnya sentimen. Bursa Asia bergerak akibat pasar global yang belum kondusif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 2,813 poin (0,06%) ke level 4.039,047 setelah bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Indeks menjadi satu-satunya bursa yang menguat di Asia.
Saking fluktuatifnya, indeks sempat naik tinggi ke posisi tertingginya di 4.044,153, setelah itu sempat pula turun cukup dalam ke posisi terendahnya hari ini di 4.024,036.
Menutup perdagangan, Kamis (22/3/2012), IHSG naik tipis 5,325 poin (0,13%) ke level 4.041,559. Sementara Indeks LQ 45 menguat tipis 0,579 poin (0,10%) ke level 696,810.
Aksi beli di saham-saham lapis dua makin marak menjelang penutupan perdagangan. Sehingga indeks berhasil balik ke zona hijau setelah sebelumnya turun cukup dalam.
Indeks sektoral pun banyak yang berbalik arah ke zona hijau, sehingga enam sektor menguat dipimpin sektor aneka industri. Sementara empat sektor lainnya masih melemah.
Volume transaksi hari ini meningkat tajam antara lain karena adanya transaksi tutup sendiri saham Tower Bersama (TBIG) di pasar negosiasi senilai Rp 1,459 triliun oleh beberapa broker. Harga transaksi per sahamnya sekitar Rp 2.900.
Dana asing kembali 'parkir' di lantai bursa. Sore ini, transaksi investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 264,515 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 99.593 kali pada volume 6,782 juta lot saham senilai Rp 4,82 triliun. Sebanyak 117 saham naik, sisanya 123 saham turun, dan 112 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia kembali bergerak mixed masih dengan rentang pergerakan yang tipis. Indeks regional terus bergerak fluktuatif sebelum akhirnya ditutup bervariatif.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun tipis 2,42 poin (0,10%) ke level 2.375,77. Â
- Indeks Hang Seng naik 44,93 poin (0,22%) ke level 20.901,56.
- Indeks Nikkei 225 menguat 40,59 poin (0,40%) ke level 10.127,08. Â
- Indeks Straits Times melemah 21,18 poin (0,70%) ke level 2.984,45. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indomobil (IMAS) naik Rp 750 ke Rp 15.150, Astra Internasional (ASII) naik Rp 550 ke Rp 72.200, Sumber Alfaria (AMRT) naik Rp 450 ke Rp 4.475, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 400 ke Rp 21.500.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 1.000 ke Rp 13.000, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 500 ke Rp 11.900, Mandom (TCID) turun Rp 350 ke Rp 8.250, dan Voksel (VOKS) turun Rp 150 ke Rp 1.200.
(ang/dru)











































