Investor Lokal Ambil Untung, IHSG Terpangkas 9 Poin

Investor Lokal Ambil Untung, IHSG Terpangkas 9 Poin

- detikFinance
Senin, 26 Mar 2012 16:12 WIB
Investor Lokal Ambil Untung, IHSG Terpangkas 9 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 9 poin akibat akibat ambil untung yang dilakukan investor lokal. Walau indeks terkena koreksi, dana asing masih terus mengalir masuk lantai bursa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.170 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.180 per dolar AS.

Mengawali perdagangan awal pekan, IHSG dibuka bertambah 1,542 poin (0,04%) ke level 4.043,101 melanjutkan penguatannya setelah menyambut libur panjang hari raya Nyepi. Penguatan bursa Asia juga turut membantu pergerakan indeks.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tekanan jual kembali terjadi setelah indeks sempat naik cukup tinggi hingga ke level 4.061,144. Atas aksi jual itu indeks pun tergelincir masuk zona merah.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 15,172 poin (0,38%) ke level 4.026,387 akibat kekhawatiran melambatnya ekonomi Asia. Naiknya harga komoditas dunia belum mampu mengangkat harga saham-saham.

Saking maraknya tekanan jual, indeks sempat jatuh hingga ke posisi terendahnya di 4.011,933. Sebelum akhirnya koreksi tersebut bisa ditahan dengan pembelian saham di menit-menit terakhir sebelum penutupan.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (26/3/2012), IHSG ditutup turun tipis 9,854 poin (0,24%) ke level 4.031,705. Sementara Indeks LQ 45 melemah tipis ke level 1,703 poin (0,24%) ke level 695.107.

Mayoritas indeks sektoral di pasar saham terjebak di zona merah, hanya beberapa saja yang masih mampu menguat Naiknya harga komoditas dunia pun belum mampu mengangkat harga saham-saham.

Meski melemah, investor asing masih terus menempatkan dananya di lantai bursa. Transaksi investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 336,914 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 98.977 kali pada volume 6,583 juta lot saham senilai Rp 3,824 triliun. Sebanyak 92 saham naik, sisanya 177 saham turun, dan 85 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia berakhir flat menyusul kekhawatiran atas melambatnya perekonomian China yang bisa berujung pada ekonomi Asia. Namun, mayoritas masih bertahan di zona hijau, kecuali pasar saham Singapura dan Indonesia.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai menguat tipis 1,06 poin (0,05%) ke level 2.350,60.
  • Indeks Hang Seng naik tipis 0,06 poin (0,00%) ke level 20.668,86.
  • Indeks Nikkei 225 bertambah 6,77 poin (0,07%) ke level 10.018,24.  
  • Indeks Straits Times turun tipis 4,08 poin (0,14%) ke level 2.986,00.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Hero Supermarket (HERO) naik Rp 1.500 ke Rp 19.400, Mayora (MYOR) naik Rp 550 ke Rp 19.100, Chandra Asri (TPIA) naik Rp 425 ke Rp 2.450, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 350 ke Rp 41.850.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 600 ke Rp 71.600, Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 500 ke Rp 139.500, Astra Agro (AALI) turun Rp 450 ke Rp 21.050, dan BFI Finance (BFIN) turun Rp 450 ke Rp 4.750.


(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads