Menguat 12 Poin, IHSG Dibayangi Demo BBM

Menguat 12 Poin, IHSG Dibayangi Demo BBM

- detikFinance
Selasa, 27 Mar 2012 09:36 WIB
Menguat 12 Poin, IHSG Dibayangi Demo BBM
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 11 poin terbantu sentimen positif bursa global dan regional. Demo kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di Jakarta masih membayangi pergerakan pasar.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.170 per dolar AS sama seperti penutupan perdagangan kemarin.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 13,641 poin (0,33%) ke level 4.045,346. Sedangkan Indeks LQ 45 menguat 3,476 poin (0,50%) ke level 698,583.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan, Selasa (27/3/2012), IHSG bertambah 12,273 poin (0,30%) ke level 4.043,978. Indeks LQ 45 naik 3,128 poin (0,44%) ke level 698,235.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menguat 15,462 poin (0,38%) ke level 4.047,167. Sementara Indeks LQ 45 bertambah 3,768 poin (0,54%) ke level 698,875.

Kemarin, IHSG terpangkas 9 poin akibat akibat ambil untung yang dilakukan investor lokal. Walau indeks terkena koreksi, dana asing masih terus mengalir masuk lantai bursa.

Semalam, rencana The Federal Reserve untuk tetap melonggarkan kebijakan moneter di AS mendorong pasar saham Wall Street melesat hingga satu persen. Kebijakan moneter ini diharapkan bisa menambah jumlah tenaga kerja.

Sentimen dari negeri paman sam itu berhasil mendorong bursa-bursa di Asia melaju cukup kencang. Meski demikian, indeks masih dibayangi banyaknya demo soal BBM yang tersebar di tanah air.

Berikut situasi bursa-bursa di regional pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 8,73 poin (0,37%) ke level 2.359,33.  
  • Indeks Hang Seng melesat 287,70 poin (1,39%) ke level 20.956,56.  
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 165,02 poin (1,65%) ke level 10.183,26.  
  • Indeks Straits Times menguat 19,68 poin (0,66%) ke level 2.994,18.  

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.170 per dolar AS sama seperti penutupan perdagangan kemarin.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads