Bursa Global dan Regional Negatif, IHSG Menipis 3 Poin

Bursa Global dan Regional Negatif, IHSG Menipis 3 Poin

- detikFinance
Rabu, 28 Mar 2012 09:36 WIB
Bursa Global dan Regional Negatif, IHSG Menipis 3 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 3 poin sejalan dengan koreksi yang terjadi di bursa saham global dan regional. Investor di regional mulai mengambil untung setelah kemarin naik tinggi.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.185 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.165 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 3,766 poin (0,09%) ke level 4.075,618. Sedangkan Indeks LQ 45 turun tipis 0,959 poin (0,14%) ke level 703,007.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan, Rabu (28/3/2012), IHSG dibuka melemah tipis 3,672 poin (0,10%) ke level 4.075,712. Indeks LQ 45 dibuka menipis 0,976 poin (0,13%) ke level 702,990.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG turun tipis 9,182 poin (0,23%) ke level 4.070,202. Sementara Indeks LQ 45 melemah tipis 2,240 poin (0,32%) ke level 701,726.

Kemarin, IHSG menguat 47 poin setelah investor mengakumulasi saham. Sentimen positif regional bisa

menutupi kekhawatiran demo kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di tanah air.

Semalam, pasar saham Wall Street terkena koreksi tipis di tengah maraknya saham-saham mencetak

rekor tertinggi. Menguatnya saham-saham itu dibantu oleh aksi beli menjelang akhir triwulan I-2012.

Bursa-bursa di regional juga ikut terkena koreksi setelah kemarin melesat tinggi. Aksi ambil untung dilakukan oleh investor di pasar saham Asia.

Berikut situasi bursa-bursa di Asia pagi ini:
  • Indeks Komposit Shanghai melemah 19,73 poin (0,84%) ke level 2.327,45.
  • Indeks Hang Seng turun 127,46 poin (0,61%) ke level 20.919,45.
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 111,05 poin (1,08%) ke level 10.144,10. Β 
  • Indeks Straits Times terkoreksi 11,00 poin (0,36%) ke level 3.007,91.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.180 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.170 per dolar AS.
(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads