Direktur Utama dan CEO MedcoEnergi Lukman Mahfoedz mengatakan, target produksi batubara awal di tambang tersebut sebesar 300.000 ton pada akhir 2012. Perseroan juga sudah mempertahankan kinerja di produksi minyak dan gas tahun lalu.
"Kami dapat mempertahankan bahkan meningkatkan produksi minyak dan gas. Terutama dari blok Rimau dan South & Central Sumatra yang melampaui target produksi pemerintah," kata Lukman dalam siaran pers, Rabu (28/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada bulan Desember 2011, Perseroan juga berhasil menyelesaikan rekapitalisasi Medco Power yang memberikan keuntungan kepada perseroan sebesar Rp 193,2 miliar (US$ 21 juta). Tahun ini, Medco juga berhasil menyelesaikan restrukturisasi organisasi.
Kinerja operasi dan neraca keuangan yang terus meningkat membuat MedcoEnergi yakin untuk melanjutkan strategi dan rencana usaha yang sudah dicanangkan sejak 2011.
Beberapa rencana MedcoEnergi di antaranya: melakukan akuisisi untuk memperkuat portofolio aset produksi, eksplorasi untuk meningkatkan reserve life index, menyelesaikan proyek utama (Senoro, pengembangan Blok A, Rimau EOR, Libya, dan Simenggaris) sesuai rencana, dan mempercepat pertumbuhan aset non-migas.
(ang/ang)











































