"Hasil yang kami capai merupakan pencapaian terbaik. Ini menunjukkan kemampuan perusahaan melewati situasi sulit dalam dua tahun terakhir yakni kondisi cuaca buruk di 2010 dan resesi ekonomi global di 2009," ujar Presiden Direktur Adaro, Garibaldi Thohir dalam siaran pers, Rabu (28/3/2012).
Naiknya laba bersih didukung oleh tingginya pertumbuhan volume produksi, harga jual rata-rata kuat dan pengendalian biaya yang terus dilakukan. Faktor cuaca mendukung, tambahan alat berat baru yang lebih besar dan kinerja kontraktor memungkinkan Adaro melampaui batas atas target produksi di kisaran 46-48 juta ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga perusahaan yang diakuisisi meliputi PT Mustika Indah Permai (75% saham senilai US$ 234,2 juta), PT Servo Meda Sejahtera (35% saham senilai Rp 200 miliar) dan PT Bukit Enim Energi (61,04% saham senilai US$ 67 juta). Perusahaan juga berekspansi ke hilir melalui proyek pembangkit listrik di Jawa Tengah.
"Kami tercatat sebagai perusahaan yang memiliki marjin EBITDA terbaik untuk batubara termal di Indonesia sebesar 36,9%. Kami juga mencatat setoran pajak pendapatan sebesar US$ 450,5 juta (Rp 4,1 triliun) dan pembayaran royalti tertinggi sebesar US$ 405,4 juta (Rp 3,7 triliun),β kata Garibaldi.
(ang/ang)











































