"Kita akan cari dana dari capital market, bentuknya obligasi senilai mungkin Rp 1 triliun. Sampai dengan penerbitan, perkiraan akan terlaksanan bulan enam atau tujuh (Juni/Juli)," kata Wakil Direktur Utama Agung Podomoro Indra Wijaya di Central Park, Jakarta, Rabu (28/3/2012).
Obligasi digunakan sebagai pelengkap biaya ekspansi perseroan sepanjang 2012. Target 15 proyek akan dilaksanakan APLN, termasuk akuisisi lahan-lahan baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih rinci, Indra menjelaskan, perseroan tengah memfinalisasi akusisi lahan di Balikpapan dan Makassar. Rencananya APLN akan membangun residensial. "Khusus Makassar tahap awal kita kembangkan 12 ha, tapi bisa sampai 250 ha," tuturnya.
Bali juga menjadi incaran, dengan mengakuisisi lahan di Seminyak. Rencananya perseroan akan membangun apartemen yang memang terbukti laris manis. "Lokasi di Karawang kami akan masuk di area industrial dengan luas sampai 650 ha. Tahap awal 100 ha-200 ha dulu dengan dana Rp 300 miliar," paparnya.
"Kita juga masuk di residensial seluas 650 ha. Namun lokasinya akan berbeda dengan kawasan industri," tegas Indra.
Bandung juga menjadi bidikan ekspansi Agung Podomoro. Perseroan akan membangun dua tower apartemen di Ciumbuleuit. "Selain itu akan ada ekspansi residensial di Cibubur, dan perluasan di Greenbay Pluit total sekitar 160 ha. Fase I kita 50 ha dululah," pungkasnya.
(wep/dnl)











































