Demikian disampaikan Investor Relations WINS, Pek Swan Layanto, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (29/3/2012).
Layanto menambahkan, prospek bisnis penyewaan kapal sangat menjanjikan. Mengingat aktivitas eksplorasi wilayah konsesni migas baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kinerja perseroan pada tahun buku 2011 juga cukup mentereng, dengan kenaikan pendapatan 53% menjadi Rp 1,024 triliun, dari periode sebelumnya.
Pendapatan utama ditopang oleh kapal sewa yang mengalami pertumbuhan 66%. Laba kotor mengalami kenaikan 84% menjadi Rp 20 miliar.
"Meningkatkan pendapatan dari kapal disewa, menunjukkan kenaikan tajam pada aktivitas sektor hulu migas, khususnya beberapa proyek eksplorasi yang baru dimulai," tambahnya.
"Biaya tidak langsung meningkat 53% terutama dari meningkatnya biaya operasional kantor setelah setahun penuh menjadi perusahaan terbuka," imbuhnya.
(wep/ang)











































